Senin, 18 Juli 2016
Pengertian kebutuhan dan faktor-faktor yang mempengaruhi kebutuhan
A. Pengertian Kebutuhan
Pengertian kebutuhan kadang disamakan dengan pengertian keinginan. Padahal keduanya amat berbeda. Keinginan adalah sesuatu yang kita ingin miliki atau ingin kita capai, namun jika tidak tercapai tidak menyebabkan terganggunya kelangsungan hidup kita. Sedangkan, kebutuhan adalah sesuatu yang mutlak harus dipenuhi, jika tidak maka akan menggangu kualitas hidup kita atau bahkan bisa mengancam hidup kita. Contoh yang paling mudah adalah tempat tinggal, makanan dan pakaian. Kebutuhan manusia bersifat tidak terbatas hal dikarenakan oleh beberapa hal yaitu: Sedangkan keinginan adalah sesuatu tambahan atas kebutuhan yang diharapkan dapat dipenuhi sehingga manusia tersebut merasa lebih puas. Namun bila keinginan tidak terpenuhi maka sesungguhnya kesejahteraannya tidak berkurang.
Itu jika kita lihat dari segi kepuasan atau kesejahteraan seseorang. Tapi yang namanya kesejahteraan dan kepuasan juga sangat relatif bagi setiap orang. Sedangkan untuk membedakan antara kebutuhan dan keinginan, harus dilihat dari segi fungsinya. Sesuatu dikatakan sebagai keinginan kalau sudah merupakan tambahan atas fungsi utamanya.
Contoh sederhana, makan adalah kebutuhan yang tidak terelakan. Bukan cuma manusia, setiap makhluk hidup butuh yang namanya makan. Makan akan memberikan tenaga dan kesehatan bagi manusia, maka makan makanan yang bergizi adalah kebutuhan kita semua. Makanan memiliki fungsi utama sebagai sumber energi untuk tubuh. Sedangkan memberikan rasa enak adalah fungsi tambahan dari makanan. Maka makanan enak adalah keinginan, bukan kebutuhan. Tapi bukan berarti tidak boleh makan makanan yang enak-enak. Hanya saja kita perlu mempertimbangkan dulu apakah pengeluaran untuk makanan enak itu akan mengorbankan kebutuhan yang lain atau tidak.
Contoh lain. Berpakaian adalah kebutuhan kita agar terlindung dari cuaca. Pakaian juga berfungsi untuk menjaga aurat yang musti kita jaga. Bagi sebagian orang mungkin memang dibutuhkan untuk berpakaian dengan jenis tertentu untuk kepantasannya, seperti memakai dasi atau jas. Tapi apakah perlu memakai pakaian yang bermerk dan mahal? Saya rasa pakaian bermerk dan mahal bukan lagi kebutuhan, tapi keinginan saja.
a. Makin bertambahnya jumlah penduduk
b. Makin majunya ilmu pengetahuan dan teknologi
c. Makin meluasnya tingkat pergaulan
d. Makin majunya tingkat kebudayaan manusia
B. Faktor-faktor yang mempengaruhi kebutuhan
a. Sifat alami manusia
Sudah menjadi sifat alami manusia untuk tidak cepat puas pada segala sesuatu yang sudah dimilikinya. Ketika sudah mendapatkan sesuatu maka akan muncul kebutuhan lainnya seiring dengan situasi dan kondisi.
b. Usia
Usia juga merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kebutuhan, misalnya kebutuhan bayi yang berusia 2 bulan berbeda dengan balita usia 3 tahun begitupula dengan remaja yang berusia 14 tahun berbeda dengan orang dewasa yang berusia 48 tahun.
c. Pekerjaan (profesi)
Seorang nelayan membutuhkan perahu dan jala untuk menangkap ikan. Akan tetapi, seorang guru tidak membutuhkan barang tersebut. Seorang guru membutuhkan buku-buku sebagai bahan ajar.
d. Perbedaan keadaan wilayah
Keadaan alam akan memengaruhi kebutuhan manusia. Sebagai contoh, orang yang tinggal di daerah pegunungan akan berbeda kebutuhannya dengan orang yang tinggal di daerah pantai. Begitu juga orang yang tinggal di negara beriklim tropis akan ber beda dengan orang yang tinggal di daerah atau negara yang memi liki empat musim. Orang yang tinggal di daerah dingin lebih mem butuhkan pakaian tebal daripada orang yang tinggal di daerah bermusim panas.
e. Tingkat peradaban
Kebutuhan manusia akan semakin beragam, jika peradabannya semakin tinggi. Perkembangan peradaban akan membawa pengaruh pada kebutuhan hidup manusia. Contohnya, dahulu jika seseorang ingin pergi ke suatu tempat harus berjalan atau dengan mengendarai kuda atau lembu dan sebagainya. Setelah peradaban maju, manusia dapat memanfaatkan hasil teknologi seperti sepeda, sepeda motor, mobil, atau pesawat.
f. Agama/ kepercayaan
Bermacam-macam agama yang ada, mengakibatkan timbulnya perbedaan kebutuhan. Contohnya, perayaan hari besar bagi umat Hindu akan membutuhkan barang-barang kebutuhan khusus, misalnya bunga dan buah-buahan.
g. Adat istiadat
Setiap daerah memiliki adat istiadat yang berbeda. Adat istiadat yang berbeda menuntut kebutuhan yang berbeda. Sebagai contoh: pesta perkawinan adat Betawi menuntut kebutuhan yang berbeda dengan pesta perkawinan adat Jawa. Sementara umat Buddha membutuhkan hoi dalam menjalankan ibadahnya. Demikian juga pada perayaan hari besar umat Kristen dan umat Islam. Mereka akan membutuhkan pohon natal saat hari natal, dan umat Islam akan membutuhkan ketupat saat Hari Raya Idul Fitri.
h. Tingkat pendapatan
Seseorang yang memiliki pendapatan per bulan Rp.500.000,- dengan seseorang yang memiliki pendapatan per bulan Rp.3.000.000,- akan berbeda. Karena semakin tinggi pendapatan seseorang akan bertambah pula tingkat kebutuhan seseorang.
i. Lingkungan sosial
Secara naluriah manusia mempunyai kebiasaan meniru tingkah laku orang lain sehingga jumlah dan jenis kebutuhan hidupnya juga akan sangat dipengaruhi oleh lingkungan sosialnya. Seseorang yang tinggal di lingkungan ekonomi tinggi akan terpacu dirinya untuk dapat menyesuaikan dengan lingkungan sosialnya.
j. Hobi (kegemaran)
Setiap individu pasti memiliki gobi atau kegemarannya masing. Dan didalam setiap yang digemari pasti membutuhkan suatu kebutuhan yang berbeda-beda. Contohnya, bapak Budi memiliki hobi memancing sedangkan bapak Alfi memiliki hobi fotografi. Bapak budi membutuhkan seperangkat alat pancing yang langkap beserta umpannya sedangkan bapak Alfi membutuhkan kamera, tripod dan alat fotografi lainnya
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar